Selasa, 20 Februari 2018

Cara Hitung Kebutuhan Bata Ringan

Sebelum membangun rumah sebaiknya anda harus mengerti cara menghitung kebutuhan bata ringan, karena ini sangat penting. Dengan mengetahui cara ini kita bisa membuat gambaran berapa jumlah bata ringan yang akan dibeli. Bata ringan sebenarnya sudah lama popular di dunia proyek. Namun akhir-akhir ini banyak rumah tinggal 2 lantai yang menggunakan bata ringan sebagai dinding karena beratnya yang ringan sehingga mengurangi beban konstruksi.
Cara perhitungan volume material ini sedikit berbeda dengan cara menghitung jumlah bata merah pada dinding. Untuk memasang bata ringan dibutuhkan mortar atau semen instan sebagai perekatnya, karena tidak seperti bata merah yang menggunakan adukan campuran semen dan juga pasir.
Pemakaian bata ringan aerasi kini mulai meningkat. Dengan bentuk yang besar dan ringan, pengerjaan pemasangan bata dinding menjadi lebih optimal.
Untuk menghitung kebutuhan pemakaian bata, Anda harus menghitung terlebih dulu luas dinding yang akan dibangun. Cara hitungnya, tentukan keliling ruang kemudian kalikan dengan tinggi ruang. Setelah itu kalikan luas dinding dengan kebutuhan bata ringan aerasi untuk 1 mluas dinding.

Untuk mempermudah, berikut ini kami paparkan contoh perhitungan untuk sebuah ruang dengan ukuran 5 m x 7 m dengan tinggi 3 m:

Keliling ruang = 2 x (P x L)
                       = 2 x (5 m + 7 m)
                       = 24 m

 Luas dinding = Keliling ruang x tinggi ruang
= 24 m x 3 m
= 72 m²

Bata ringan aerasi untuk 1 m² = 0,086 m3

Kebutuhan bata ringan aerasi      = Luas dinding x bata ringan aerasi untuk 1 m2
                                                     = 72 m² x 0,086 m3/m²
                                                          = 6,12 m3 (pembulatan ke atas menjadi 7 m3)


Pada hitungan diatas saya konversi terlebih dahulu ke satuan kubik (m3) karena memang di dunia proyek untuk memesan bata ringan ke supplier harus dengan satuan kubikasi. Karena supplier juga memberikan harga per kubik. Mungkin cara menghitung kebutuhan hebel / bata ringan di atas bisa menjadi pengetahuan buat teman-teman sedikit gambaran cara menghitung jumlah kebutuhan bata ringan. Kalau masih ada yang kurang jelas silahkan komen dibawah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar